Demo Blog

Cinta Sesama Jenis….?? Boleh….

by rhindhank on Nov.22, 2009, under

Hah?? Yang bener aja nih?? Cinta sesama jenis?? Maksudnya monyet dengan nyemot?? Hihi… bukaaannn…… Ya di kehidupan manusia lah…

Yes, my brothers and sisters… tentu saja boleh… Sapa bilang cinta hanya untuk manusia yang terpikat dan tertarik dengan manusia lainnya yang berlainan jenis?? Ga juga. Manusia sesama jenis juga bisa saling tumbuh cinta lhoo… weitz…. Tapi bukan “kisah cinta” seperti kaum Nabi Luth yang diadzab oleh Allah Swt. itu…. Bukaaaannnn…. [naudzubillah!! >_<] Cinta sesama jenis yakni muslim/ mukmin dengan muslim/mukmin, juga muslimah/mukminah dengan muslimah/mukminah termasuk antara muslim/mukmin dengan muslimah/mukminah. Semua hubungan itu diikat dalam bentuk persahabatan dan persaudaraan. Allah Swt. berfirman:

Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.”
(TQS. Al Hujuraat [49]: 10)

Seandainya kita tau betapa besarnya anugerah Allah swt berikan dalam persahabatan, pastinya kita ingin bersahabat dengan setiap muslim, dengan sebaik-baiknya. Karena pahalanya memang besar euy!!

Ga percaya?? Harus percaya!! (^o^)/


Rasulullah Saw. bersabda bahwa salah satu dari tujuh golongan yang bakalan mendapat perlindungan dari Allah di Padang Masyar adalah dua orang yang saling mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena Allah.

Besarnya pahala yang didapat orang yang bersahabat karena Allah, sampai-sampai membuat para nabi dan para syuhada kagum dengan keadaan mereka saat itu. Rasulullah bersabda:

Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah ada segolongan manusia yang bukan para nabi juga syuhada, tetapi para nabi dan syuhada ingin seperti mereka karena kedudukan mereka disisi Allah pada hari Kiamat.”

Para sahabat berkata, “Ya, Rasulullah!! Beritahukanlah pada kami siapakah mereka?” Rasulullah menjawab,


Mereka adalah kaum yang saling mencintai karena Allah, padahal mereka tidak memiliki hubungan saudara, dan tidak ada harta yang saling mereka ambil, demi Allah sesungguhnya wajah mereka bercahaya dan mereka ada di atas cahaya, mereka tidak takut jika manusia merasa takut.”
(HR. Ibnu Hibban dan Hakim)

Namun poin-poin sebagai parameter untuk menyingkap makna sebuah persahabatan sangatlah banyak. Saling menyapa, mengucapkan salam, berkata ramah, menjenguk sahabat ketika sakit, menolong sahabat ketika sedang dibanjiri kesusahan, mengetahui siapa mereka, mendoakannya, menjaga kehormatannya, berkorban untuk mereka, mengingat kebaikan2 mereka, dan masih banyak poin2 lain. Kadang bagi saya yang paling sulit adalah menasehati sahabat.

Hmm… Benarkah kita adalah “teman sejati” atau cuma mengambil keuntungan dari teman kita?? Jangan-jangan hanya ngaku2 aja alias tanpa bukti.. ngaku-ngaku bersahabat itu mudah… tapi membuktikannya??

Maka jangan salahkan juga kalo ternyata orang lain tidak mau bergaul dengan kita lantaran merasa kita bukanlah sahabat yang yang baik bagi mereka. Dan kita masi saja tidak mengakui kalo kita bukanlah sahabat yang baik, padahal teman kita menderita karenanya.

Nah, mari kita bercermin… sudahkah kita benar-benar seorang sahabat?? Atau malah penghianat?? Apakah kita lebih suka menuntut orang lain?? Tidak mau tau permasalahan mereka dan membiarkannya dalam kesusahan??

Nah… sapa yang ga pengen jalin persahabatan karnaNYA?? Saya pengen. Kalo kamu??
2 comments more...

2 comments

  • Istie

    Setujuuuu... rosulullah juga pernah mengatakan mu'min adalah seseoarang yang dia bertemu, cinta, sayang dan benci karena Allah so kita mu'min kan, kenapa g ? so pasti harus seperti itukan ... ayo kita saling berbagi karena Allah .. berbagi tausiyah juga ... Istie

Poskan Komentar

Blogger Tricks

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Follow Me